Situs ini merupakan makam dari KH. Muhammad Satari yang
berlokasi di Desa Cijulang, Kecamatan Cihaurbeuti. Menurut catatan sejarah,
beliau mengembara dan menyebarkan agama islam ke wilayah Cihaurbeuti yang
dahulu terkenal dengan sebutan (Cibaruyan) dan mempunyai istri yang bernama
Eyang Mursita dari desa Cijulang Cihaurbeuti, sebelum sampai ketempat terakhir
beliau menyebarkan agama islam ke daerah Cikujangbeet KH. Muhammad Satari pernah tinggal di daerah
panyalahan yang sekarang menjadi (Dusun Desa Sukahurip), kemudian beliau pindah
ke daerah Sigung Babakan Karet (Dusun Sukajaya) dan disana mempunyai seorang
anak yang terkenal dengan sebutan “BALUNG TUNGGAL” yang meninggal dunia ketika
masih bayi baru lahir.di ceritakan setelah dari Sukajaya babakan karet beliau
pernah tinggal di Dusun Depok (Sukamaju Hilir), terakhir setelah dari Dusun
Depok beliau sampai akhir hayatnya
tinggal di Dusun Cikujangbeet Desa Sukahurip Kecamatan Cihaurbeuti dan
mempunyai dua orang putra yang bernama KH. Mustofa dan KH. Abdurahman, beliau
dimakamkan di Gunung Sintok kaki Gunung Syawal.