Tradisi Hajat Bumi ini merupakan
ungkapan rasa syukur warga atas rezeki kepada sang pencipta. Hajat bumi sudah
ada sejak dulu warisan turun temurun. Digelar dua tahun sekali di bulan Muharam
di hari Senin atau Kamis Kliwon.
Pada Tradisi ini masyarakat saling
berbagi makanan hasil panen. Seperti buah-buahan, umbi-umbian, sayuran dan
padi. Uniknya, hasil bumi tersebut digantung pada tenda acara. Warga pun
melaksanakan doa bersama pada Situs Makam Cariu atau Situs Eyang Candradirana.
Eyang Candradirana merupakan seorang tokoh yang berjasa dalam membuka
daerah Cariu. Awalnya Cariu merupakan desa namun ketika pemerintahan kosong,
berubah menjadi dusun yang memimpinnya adalah Eyang Minta.