Situs ini terletak di Blok Pasarean Dusun
Kulon RT 005 RW 007 Desa Jatinagara Kecamatan Jatinagara. Jaraknya hanya
beberapa ratus meter dari Kantor Desa Jatinagara, situs ini cukup terawatt,
kondisi situs sudah direnovasi dengan tembok dan keramik, tersisa batu nisan
yang dibungkus kain putih. Orientasi situs utara-selatan dan dibagian utara
terdapat nisan tambahan yang bertuliskan “K. Bentang Penyebar Agama Islam Desa
Jatinagara Abad ka 17”.
Dalam buku Sejarah Jatinagara Jilid 2,
diceritakan bahwa sekitar abad ke-17 datang tiga orang pelancong dari Cirebon
dengan maksud berdagang sambil membawa ajaran agama islam. Ketiga pelancong
tersebut adalah Kyai Bentang, Kyai Komarudin, dan Kyai Jamaludin. Mereka
merupakan pengikut Sunan Gunung Jati Syekh Sraif Hidayatullah yang
diperintahkan menyebarkan agama islam dipelosok Pasundan. Kyai Komarudin dan
Kyai Jamaludin adlaah adik kakak yang bersama-sama dengan Kyai Bentang
menyebarkan agama islam di Jatinagara dan sekitarnya.
Saat
pertama kali bermukim Jatinagara belum menjadi sebuah Desa, saat itu Jatinagara
adalah bagian dari Dayeuhluhur, yang dipimpin oleh Panji Boma. Setelah beberapa
lama maka rakyat Jatinagara akhirnya memeluk agama islam