Berlokasi di Dusun Kertanagara, Desa Sindangsari, Kecamatan
Kawali, Kabupaten Ciamis, berada di kawasan pesawahan (sawah tajug). Bapak
Mamat (Kepala Dusun Mulyasari)
menuturkan, bahwa dulunya ada berdiri sebuah pesantren dengan santrinya yang
relatif banyak, suatu hari sang Kyai menerima Informasi bahwa akan ada Belanda
yang datang ketempat itu dengan maksud mengganggu kebradaan pesantren sat itu,
Sang Kyai menyusun strategi dengan mengeluarkan pengumumkan kepada
santri-santrinya bahwa pada malam nanti seluruh santri tidak diperkenankan
keluar kamar atau kobong, dan siapa saja yang berkeliaran atau keluar pada saat
itu maka lakukan penyerangan. Pada saat itu sang Kyai karena ada suatu hajat
mendadak lupa akan titahnya dan beliau keluar rumah dan terbunuhlah oleh
santrinya sendiri.