Di situs ini terdappat jirat makam dengan jirat batu alam yang sudah berserakan berorientasi utara selatan, dengan dua buah nisan batu yang posisinya sudah miring. Di Situs ini terdapat pula artefak megalitik berupa sebuah batu persegi empat, sebuah batu alam dengan empat goresan lurus menyamping dan dua batu lumpang. (Latifundia 2012)
Jirat Makam ini dikenal masyarakat sebagai makam
Mbah Jawa, ia adalah seorang penyebar agama islam yang berasal dari Demak.
Konon Mbah Jawa ini ditugaskan untuk menuju Cirebon, dalam perjalanannya ia
melewati daerah bangkelung, tetapi dalam perjalanan ia mengalami kelelahan hingga
meninggal dunia dan dimakamkan di Bangkelung. Nama daerah Cijawa sendiri konon
diambil dari nama Mbah Jawa.