Situs ini terletak di Dusun Cikondang, Desa Bunter di sebuah bukit yang kerap disebut Bojong Jaya, dulu namanya Bojong Cengkrong (cengkrong=bertengkar), sehingga kebanyakan orang tua dulu lebih sering menyebutnya keramat Bojong Cengkrong. Di situs tersebut dimakamkan beberapa tokoh diantaranya Kyai Sandi Walirasa / Pancir Rasa, Mbah Salipan, Kyai Baetulloh, dan Prebu Jagabaya. Makam Kyai Sandi Walirasa tidak berjirat hanya ada 3 buah batu nisan (satu buah batu untuk duduk) dengan orientasi utara-selatan. Makam Kyai Baetulloh dan Mbah Salipan pun sama tidak berjirat dan terdiri dari 3 batu nisan. Makam Prebu Jagabaya juga tidak berjirat, hanya ada dua batu nisan.
Menurut kuncen konon makam ini merupakan petilasan,
adapun makam aslinya ada di wilayah Rancah, Kyai Sandi Wali Rasa / Pancir Rasa
orangnya itu-itu juga. Berdasarkan keterangan kuncen mengatakan kalau Kyai Wali
Rasa adalah ulama utusan Cirebon, dan yang lainnya adalah pengikutnya. Ada
versi yang mengatakan ia adalah penengah dari Cirebon dalam peristiwa Madukara.