Beliau
memerintah meneruskan ayahnya yaitu Raden Adipati Angganaya. Raden Adipati
Sutadinata adalah anak cikal dari Raden Adipati Angganaya. Raden Adipati
Sutadinata adalah
bupati pertama yang di akui oleh Kompeni Belanda. Pada pemerintahan beliau
yaitu tahun 1704 ada intruksi dari pangeran Cirebon yaang sangat meresahkan
masyarakat, instruksi tersebut berbunyi: Semua orang-orang bekas penjahat
serta yang melawan Belanda atau Kerajaan Cirebon harus di tangkap hidup-hidup atau di serahkan
dalam keadaan mati, tetapi disalah gunakan oleh orang-orang tertentu
sehingga keadaan di daerah kacau dan rakyat pada resah karena saling tunjuk dan
saling fitnah. Kejadian ini di laporkan oleh Raden Adipati Sutadinata ke
Residen akhirnya Pangeran Cirebon diberhentikan. Raden Adipati Sutadinata
memerintah sampai tahun 1706 M. Raden Adipati Sutadinata wafat dan di makamkan
di Gunung Ardilaya Desa Cisadap pada gambar. 7 dan pada gambar. 8 adalah pintu
gerbang makam. Kemudian kepemimpinan di serahkan kepada anaknya, yang bernama Raden
Adipati Kusumadinata I.