Upacara Adat Merlawu terbagi dalam tiga kegiatan inti yaitu berziarah ke makam Prabu Dimuntur, beber sejarah dan balaecrakan. Upacara adat merlawu selalu dilaksanakan pada bulan Rewah, 7 hari sebelum bulan Ramadhan pada hari Senin atau Kamis. Upacara adat Merlawu ini merupakan bentuk perwujudan dari rasa sosial yang tinggi dikalangan masyarakat Kertabumi. Rasa menghormati kepada para Leluhur dan senantiasa menjalin kerukunan dalam hidup bermasyarakat menciptakan keselarasan, keakraban dan eratnya solidaritas antar warga. Bentuk pelestarian yang dilakukan oleh berbagai pihak diharapkan tetap menjaga keberadaan cagar budaya serta peninggalan sejarah berupa benda-benda sejarah ataupun tradisi yang diwariskan oleh para leluhur.