Jagabaya
memerintah sebagai Bupati Galuh Imbanagara beliau di bantu oleh istrinya Raden
Ayu Candranagara. Bleiau memerintah pada mulai tahun 1732 M, mengisi kekosongan
kepemimpinan karena anaknya Mas Garuda msih kecil. Beliau sebagai Bupati
Voolmach atau pengganti berdasar perintah Kompeni. Beliau adalah putra Raden
Candradiningrat, yang menjabat sebagai Patih Galuh Imbanagara dari ibu Ny.
Raden Jangganingrum. Pada waktu pemerintahan beliau, tepatnya pada tahun 1739 M
terjadi keributan di Ciancang. Keributan tersebut terkenal dengan nama Bedah
Ciancang, yaitu serangan atau perampokan oleh dua ribu prajurit yang menyerang
Kabupaten Ciancang. Penyerangan tersebut di pimpin oleh Tumenggung Banyumas dan
dibantu oleh Ngabei Dayeuh Luhur.
Akibat
peristiwa tersebut Ciancang menjadi porak-poranda, sehingga untuk sementara
waktu yaitu pada tahun 1739 M – 1761 M di Ciancangtidak memiliki Bupati tetapi
di pimpin oleh kepemerintahan Galuh Imbanagara. Kepemerintahan Dalem Jagabaya
berakhir pada tahun 1751 M. Setelah lengsernya Dalem Jagabaya dari bupati, maka
kepemerintahan di gantikan oleh putranya Mas Garuda atau yang di kenal Raden
Adipati Kusumadinata III. Dalem Jagabaya meninggal dan dimakamkan di Dusun
Tanjung Manggu Desa Sindang Rasa, bersama dengan istrinya Ny. Raden Ayu
Candranagara dan juga para pengikutnya