Konon
menurut cerita rakyat Cijoho ada seorang pendekar sakti yang sangat dihormati
dan disegani oleh semua masyarakat Cijoho yaitu Mbah Suradeon. Dengan
kesaktiannya, beliau membuat selokan untuk mengairi daerah Cijoho. Namun pada
saat itu, area pertanian dan area selokan yang akan di aliri air dari selokan
buatan Mbah Suradeon ternyata melintasi daerah Kadupandak yang masyarakatnya
tidak ridho dan tidak menginginkan adanya selokan yang melintasi wilayah
mereka. Dan terjadilah percekcokan sampai pada akhirnya masyarakat daerah
Kadupandak dan masyarakat daerah Cojoho berkelahi mempermasalahkan selokan yang
dibuat oleh Mbah Suradeon. Namun pada perkelahian saat itu, masyarakat
Kadupandaklah yang mengalami kekalahan. Dan dengan sifat dan sikap bijaksana
dan sosial yang tinggi dari Mbah Suradeon akhirnya memutuskan untuk membagi dua
aliran air dari selokan yang dibuatnya. (Ahmad
Hidayat)