Galuh Virtual
The Window of Galuh Heritage
Patilasan Batu Tapak Putri, Cipaku
Patilasan Batu Tapak Putri

Seperti halnya dengan kisah Nonong Rorokidul yang mempunyai kesaktian dalam berpindah tempat dengan sekejap mata, dikisahkan pula mengenai kedatanagn seorang putri yang datang kedaerah Gunung Syawal laksana bagaikan cahaya yang melayang dan turun di daerah itu yang pada saat itu Nonong Rorokidul masih menetap di daerah Gunung Syawal. Nonong Rokidul melihat kedatangan kilatan cahaya itu dan bertanya pada cahaya tersebut “Kamu mau kemana dan mau apa dating kesini?” perlahan cahaya itu berubah wujud menjadi seorang putri dan menjawab pertanyaan dari Nonong Rorokidul “Saya adalah Putri Nyai Dewi Marahmah Galih, dan apakah kamu sudah bertemu dengan Kiyai Salam?” kemudian Nonong Rorokidul pun menjawab kembali “Sudah” dan cahaya itu dengan perlahan turun dan berubah wujud menjadi Putri Nyai Dewi Marahmah Galih yang menginjakkan kakinya di atas batu, namun dengan kesaktiannya tapak kakinya diatas batu itu membekas namun dengan arah kaki kanan dan kaki kiri yang berlawan. Batu tersebut sampai saat ini disebut dengan Petilasan Batu Tapak Putri yang diyakini sebagai petilasan dari Putri Nyai Dewi Marah. Narasumber: Galih masyarakat sekitar.

Video Situs Budaya Patilasan Batu Tapak Putri

Galeri Gambar

Patilasan Batu Tapak Putri